Torres Ingin Nikmati Malam Indah Di Calderon

Striker andalan Atletico Madrid Fernando Torres suses melakukan tendangan penalti yang terakhir bagi timnya tersebut. Kala menjalani pertandingan Liga Champions Atletico Madrid harus mengakhirinya dengan adu penalti, Dan sebagai penendang yang terakhir tentunya sangat berat karena merupakan tumpuan dari semua teman – temannya yang terlebih dulu melakukannya, Torres tanpa pikir lagi langsung melepaskan tendangan keras ke gawang Leverkusen. Setelah pemain Leverkusen Stefan Kiebling gagal melaksanakan tugasnya yang membuat timnya tersingkir. Atletico langsung merayakan kemenangan ini, Termasuk para pemain yang telah menghabiskan tenaganya di pertandingan ini, Sang pelatih sangat gembira, dengan meluapkan ekpresinya Diego Simeone terlihat begitu puas menyaksikan anak asuhnya bermain.

 

Fernando Torres pemain yang di imagespinjam dari AC Milan tersebut pada pertandingan tersebut masuk menggantikan Mario Mandzukic pada menit ke-87, Pemain ini menjadi salah satu penentu kala Atletico menghadapi Leverkusen, Pasalnya pemain ini merupakan penendang terakhir dari Atletico. Meskipun di masukkan pada menit – menit akhir Torres mengaku sangat bahagia karena telah memberikan kontribusi besar bagi timnya dan sang pelatih masih mempercayainya untuk mengemban tugas berat bersama keempat kawannya untuk melakukan tendangan penalti. Kepercayaan sang pelatih di jawab dengan manis oleh sang bintang tersebut, Dengan mampu menaklukkan kiper dari perwakilan jerman tersebut.

 

Sebelum hijrah ke Liverpoll Torres memulai karir profesionalnya untuk yang pertamakali di Atletico Madrid, Yang mana ini di mulai dari tahun 2001 sampai 2007, Jadi tidak heran jika sang bintang ini sangat nyaman saat bermain di Atletico. Sinar El Nino telah melakoni pertandingan sebanyak 214 kali dengan membukuhkan 82 Gol, Dan selama itu juga Torres menjadi bintang di Vicente Calderon. Pemain berumur 30 tahun ini memang banyak mengalami peningkatan semenjak di Atletico yang mana sebelumnya saat berada di Chelsea permainannya tidak berkembang, Bahkan sangat sulit bagi striker timnas Spanyol ini untuk mencetak gol ke gawang lawan, Terbilang mandul sehingga Chalsea menjualnya ke AC Milan, Namun kini ini Torres kembali dengan kemampuan yang sebenarnya bersama Atletico.

 

Perjalanan Torres memang sangat panjang yang mana sebelumnya pemain ini di boyong Liverpool ke Anfield dengan mahar 20 juta Pounds, Empat musim di lalui bersama Liverpool Terros bergabung dengan Chalsea, Yang mana kesepakatan tranfer antara kedua klub mencapai 50 Juta Pounds, Ini merupakan salah satu tranfer termahal pada saat itu. Dan memang pada saat yang sama Torres banyak di minati oleh klub – klub besar, Penampilannya juga sangat cemerlang. Torres juga pernah membawa timnas Spanyol menjuarai Piala Europa dan piala Dunia. Gol tunggal pemain ini pada gawang Jerman membawa Spanyol menjuarai piala Dunia.

 

Sayang setelah kepindahannya ke Chelsea kemampuan Torres tidak sama seperti waktu di Liverpool, Penampilannya menurun, Namun Torres sempat membawa Chelsea menjuarai Liga Inggris dan Liga Champions, Kontribusinya juga sangat besar buat Chalsea, Karena banyak saingan akhirnya Torres di pinjamkan ke AC Milan dan semusim kemudian Torres resmi milik AC Milan. Meskipun sudah melanglang buana ke berbagai negara dan klub namun di hati sang bintang ini tetap ada nama Atletico, Seperti yang di ungkapkannya “Saya sangat senang ketika para fans merasa bahagia mulai dari menit awal sampai babak ini bubar, Dan saya ingin merayakan malam ini di Calderon” Sambung sang pemain, Di kutip dari Goal hari Rabu 18-3-2015

 

“Saat memasuki babak penalti, Maka sebenarnya tim yang lebih tegas akan tampil sebagai pemenangnya” ungkap terakhir sang pemain.

 

 

Recent Posts