Sepp Blatter Diguyur Uang Palsu Oleh Komedian Asal Inggris, Lee Nelson

Komedian asal Inggris bernama Lee Nelson, Baru saja mempermalukan presiden FIFA, Sepp Blatter. Dalam sebuah konfrensi resmi yang dilakukan oleh sang presiden, tiba-tiba diguyur uang palsu oleh komedian tersebut. Dimana ini merupakan sebuah ejekan akan sang pemimpin tertinggi FIFA itu atas kasus suap pemilihan tuan rumah Piala Dunia 2026 yang akan datang. Serta rasa tidak malunya Blatter yang masih memimpin organisasi olahraga terbesar dunia itu sampai saat ini. Pada saat itu Nelson hadir dalam konfrensi tersebut dan mengikutinya apa yang tengah dibicarakan waktu itu. Dia merupakan komedian terkenal di Inggris yang seringkali tampil dalam acara-acara TV lokal dinegaranya tersebut.

Nelson memiliki nama asli Simon Brodimageskin serta dia juga dikenal dengan nama Jason Bent merupakan seorang komedian Inggris yang cukup ternama. Tindakan yang dilakukannya terhadap Blatter tersebut bukanlah sebuah bagian dari acara komedi yang seringkali dilakukannya melainkan tindakan yang memang dilakukan dengan dasar sungguh-sungguh untuk Blatter. Entah seperti apa caranya dia bisa menembus kawalan dari beberapa penjaga yang ada diruangan tersebut. Saat itu Nelson menggunakan embel-embel Korea Utara pada setelan jasnya, Dia juga membawa tumpukan uang kertas dan dia menyatakan jika uang tersebut akan diberikan kepada Blatter sebagai bagian dari suap untuk penunjukan Korea Utara sebagai tuan rumah Piala Dunia tahun 2026 yang akan datang. Kemudian dia melempar uang tersebut kepada Blatter.

Para petugas keamanan-pun langsung bergerak dengan cepat untuk segera mengamankan Nelson. Sedangkan Blatter langsung berpindah tempat serta menyuruh para anak buahnya itu segera membersihkan ruangan tersebut dari uang-uang palsu yang dilemparkan oleh Nelson kepada dirinya. Hal ini bukanlah pertama kalinya sang komedian melakukan ulah pada ranah sepakbola, Setelah pada tahun lalu dia hampir saja bisa menyelinap kepesawat para pemain timnas Inggris yang akan menuju Brazil untuk mengikuti Piala Dunia 2014 yang lalu. Nelson juga pernah menyelundup serta ikut dalam sebuah pemanasan yang dilakukan oleh para pemain Manchester United saat menjelang laga melawan Everton dua tahun yang silam.

Sedangkan untuk Blatter sendiri saat ini menyatakan jika dirinya tidak akan melaju pada pemilihan presiden FIFA untuk selanjutnya, yang mana ini akan digelar pada 26 Februari 2016 yang akan datang. Alasan yang diungkapkan oleh presiden bertahan itu adalah, Dirinya yang sudah tua dan sudah saatnya untuk menyerahkan jabatannya tersebut kepada yang lain. Berikut ini adalah penjelasan Blatter mengenai pencalonannya tersebut.

“Untuk selanjutnya saya tidak akan maju dalam pencalonan pemilihan FIFA tahun 2016 yang akan datang. Saya tidak lagi bisa menjadi presiden FIFA karena umur saya yang semakin tua. Pada tanggal 26 Februari FIFA akan mendapatkan presiden baru untuk kedepannya” Tutur Blatter mengenai pencalonannya tersebut.

Dengan tindakan yang dilakukan oleh Nelson baru saja. Berbagai tuduhan selama ini yang didapatkan oleh FIFA semenjak kepemimpinan Blatter. Hal yang sangat aneh serta memalukan jika Blatter terus memaksakan diri dalam pencalonan presiden FIFA untuk berikutnya. Sebelumnya Blatter terpilih menjadi pemimpin tertinggi FIFA setelah mengalahkan beberapa kandidat yang salah satunya adalah Raul Gonzales, dimana dia merupakan legenda dari sepakbola itu sendiri. Seperti apa proses pemilihan FIFA berikutnya, Apakah presiden terpilih nantinya merupakan bagian dari sepakbola itu sendiri, Kita ikuti terus perkembangannya sampai dengan 26 Februari 2016 yang akan datang, Dan semoga berjalan dengan lancar serta menemukan pemimpin yang bersih.

Recent Posts