Kalah di kandang sendiri, Belanda harus absen dalam ajang Piala Euro 2016

Demi mengamankan satu tempat di ajang Piala Euro tahun depan yang akan dilehat di Negara Prancis, the orange dipaksa harus wajib menang saat menjamu tim lawan, Republik Ceko, di Amsterdam Arena. Namun, kemenangan mereka atas Republik Ceko takkan berarti karena demi mewujudkan mimpi mengamankan satu tempat di ajang Euro nantinya tergantung dengan hasil yang diraih oleh Turki saat mereka meladeni lawan mereka, Islandia.

Berbeda dengan Republik Ceko, andai hasil akhir yang di dapatkan saat berhadapan dengan Belanda nantinya yakni kekalahan, tim satu ini sudah memastikan satu tempat dalam ajang Empat tahunan tersebut di Prancis nanti, selain itu andai berhasil memenangkan laga kontra Belanda membuat mereka mendapatkan tambahan tiga poin yang membuat mereka bakal menyandang status sebagai tim penguasa grup.

Namun, melihat kondisi saat The Orange berstatus sebagai tuan rumah, tentunya mereka tak mau menanggung malu harus dikalahkan di kandang mereka sendiri, selain itu menang dalam laga kali ini merupakan sebuah kewajiban bagi the oranje demi memastikan diri mereka dapat berkompetisi di ajang sepakbola Internasional dua tahunan tersebut.

Berikut preview jalannya pertandingan Belanda kontra Republik Ceko :

BABAK PERTAMA

Bermain di kandang sendiri mimageserupakan sebuah modal kemenangan bagi the orange, tak mau membuang-buang waktu diawal laga Belanda langsung bermain menyerang melalui striker mereka, El Ghazi, yang berhasil lolos dari kawalan pemain belakang Republik Ceko, namun sayangnya usaha yang dilakukan tersebut gagal menaklukan gawang Republik Ceko yang dikawal oleh Petr Cech usai pemain tersebut mendapatkan umpan manis dari rekan setimnya, Huntelaar.

Demi ambisi mereka untuk dapat lolos ke ajang Piala Euro musim panas tahun depan, the oranje terus memberikan tekanan kepada tim lawan, namun kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh pemain Belanda membuat tim tamu dapat mengembangkan permainan mereka.

Berusaha memberikan tekanan kepada tim tamu, malah tim tuan rumah yang harus kebobolan pertama dalam laga kali ini. Dimenit ke-24 pemain Republik Ceko, Pavel Kaderabek, berhasil membobol gawang Belanda yang dikawal oleh,zoet, usai pemain tersebut menerima umpan dari rekan setimnya, Skalak, tidak menyia-nyiakan kesempatan emas tersebuk penyerang Republik Ceko itu langsung menerobos ke dalam kotak pinalti Belanda dan melepaskan tembakan keras yang akhirnya membuat timnya unggul.

Tak bertahan lama usai gol pertama yang dilesakan oleh,Pavel Kaderabek, kini Republik Ceko kembali membungkam seisi publik Amsterdam Arena. kali ini Joserf Sural mencatatkan namanya dipapan skor usai menerima umpan manis dari rekan setimnya, Tomas Necid, dimana disambutnya dengan tendangan ke tiang dekat gawang Belanda untuk menggandakan keunggulan timnya.

Dimenit ke-39 Pelatih belanda, Louis Van Gaal, memasukan mantan penyerang Arsenal dan Manchester United, Robin Van Persie. Usai dimasukannya eks pemain Arsenal tersebut membawa angin segar bagi kubu Belanda, dimana the orange mulai bermain lepas. Dimenit ke-43 pemain Republik Ceko, Suchy, harus dipaksa keluar lapangan oleh wasit usai menerima kartu merah dimana ia melakukan sebuah pelanggaran keras terhadap Memphis Depay. Dengan dikeluarkannya salah satu pemain Republik Ceko tersebut membuat sedikit harapan bagi kubu Belanda untuk bangkit di babak kedua nantinya.

Hingga wasit meniup peliut panjang tanda berakhirnya babak pertama, skor 0-2 tetap bertahan dengan keunggulan Republik Ceko di paruh pertama.

BABAK KEDUA

Memasuki paruh kedua dalam laga ini, usai tertinggal 0-2 dari tim tamu, membuat Belanda harus memperbaiki permainan mereka serta harus mengejar ketertinggalan mereka dari tim lawan. Dimenit-menit awal babak kedua, striker Manchester United ,Mamphis Depay, nyaris saja memperkecil ketertinggalan the oranje usai pemain tersebut mengejar umpan yang diberikan oleh Van Persie di tepi kotak pinalti Ceko namun sayangnya usaha tendangan yang dilesakan pemain tersebut masih melengkung tipis ke sisi gawang Petr Cech.

Usai berhasil kembali bangkit dari keterpurukan mereka dengan berhasil mengambil alih permainan dibabak kedua, harapan kebangkitan the orange harus putus usai mantan penyerang Arsenal, Robin Van Persie, melalukan sebuah kesalahan fatal dimana ia mencetak gol bunuh diri kegawang mereka sendiri. Bermula dari umpan yang dilesakan Skalak, Van Persie mencoba mengarahkan bola tersebut kepelukan gawang mereka, Zoet, namun sayangnya bola tersebut malah meluncur deras menembus pojok bawah gawang yang di jaga Zoet.

Usai tertinggal tiga gol di kandang sendiri, mental baja yang dimiliki anak asuh Danny Blind coba diperlihatkan dalam laga kali ini. Dimenit ke-70 striker veteran Belanda, Huntelaar, berhasil menipiskan skor menjadi 3-1 usai berhasil menanduk bola tendangan sudut Sneijder.

Satu gol yang dilesakan Huntelaar tersebut nampaknya memacu semangat rekan-rekan setimnya untuk terus berjuang dalam laga ini. Al hasil, tujuh menit sebelum waktu normal berakhir, fans tuan rumah kembali bersorak usai Robin Van Persie melesakan satu gol untuk the orange, bermula eks pemain Arsenal tersebut mengejar sontekan yang dilesakan oleh, Bas Dost, dan akhirnya berhasil menaklukan gawang Republik Ceko yang dikawal oleh Petr Cech dari jarak dekat.

Namun sayangnya, tim tuan rumah tersebut gagal meraih kemenangan dalam laga kali ini, dan memastikan nama mereka harus absen dalam Piala Euro 2016 mendatang di Prancis tahun depan. Sementara itu, kemenangan yang diraih oleh Republik Ceko, memastikan mereka menjadi penguasa grup A.

 

Recent Posts