Dua tim elit akan saling adu dalam perempat-final Copa America 2015

Di antara tim-tim yang mengikuti perhelatan ajang Copa America 2015 kali ini, satu nama yang santer di perbincangkan sangat mengesankan dalam fase grup, ialah Chile selaku tuan rumah dalam ajang Copa America kali ini. Mengapa bisa begitu, karena tim ini merupakan pemuncak dari klasemen grup A dan juga mereka telah menyarankan sepuluh gol dari tiga laga yang mereka mainkan ke tim lawan. Melihat performa yang brilian dari Chile, semua sepakat bahwa Cile layak dianggap sebagai kandidat juara turnamen sebenua Amerika Selatan ini.

 

Sepanjang sejarah di helatnimagesya ajang di benua Amerika Selatan ini, nama Chile memang belum perna merasakan sama sekali yang namanya meraih tropy ajang empat tahunan tersebut, mereka hanya menjadi runner-up sebanyak empat kali saja. Oleh karena itu, inilah kesempatan emas yang dimiliki tim tuan rumah tersebut, bersama dengan pemain-pemain top saat ini yang mereka miliki seperti eks punggawa Barcelona Alexis Sancez dan gelandang serang Juventus Arturo Vidal.

 

Namun sebelum berangan-angan terlalu jauh untuk menjadi kampiun dalam ajang ini, Chile akan menghadapi salah satu tim andalan dari benua Amerika Selatan Uruguay. Jawara Copa Amerika tahun 2011 ini bakal berhadapan dengan Chile dalam babak perempat-final ajang Copa America 2015 di Estadio Nacional, Kamis (25/6) pagi WIB.

 

Berstatus sebagai juara bertahan Copa America dimana mereka telah mengoleksi 15 tropy sepanjang sejarah Copa America, bakalan akan mengalami kesulitan melawan Chile nantinya, karena dalam Ajang Copa America kali ini, mereka hanya berhasil bertengker di urutan ketiga grup C saja dan hanya berhasil melesakan dua gol saja ke gawang lawan. Tim tuan rumah tersebut pun lebih di unggulkan untuk dapat lolos kebabak perempat-final. Namun pelatih Chile, Jorge Sampaoli menegaskan kepada anak asuhnya agar untuk tidak terlena dan harus tetap fokus dalam laga kali ini.

 

“Kami melihat laga kali ini, seperti laga final bagi kami dimana kami akan melawan salah satu tim terbaik di benua Amerika Selatan. Faktor mental yang di miliki pemain akan sangat membantu dalam laga kali ini. Kami akan melakukan penyerangan secara kolektif untuk dapat memimpin jalannya pertandingan, namun disisi lain kami tahu lawan akan sedikit melakukan permainan defensif. Beberapa waktu lalu kami pernah melawan mereka di Santiago, walaupun kami bermain dominan, namun tim kami tetap kalah, yang di perlukan adalah mencetak angka” ungkap pelatih Cile tersebut.

 

Walaupun begitu, keuntungan masih tetap berada di tangan Cile. Karena jika dilihat dari faktor sebagai tuan rumah, penampilan Cile juga lagi di atas angin. Adapun keuntungan lain dari pihak Cile ialah Uruguay tak bisa memainkan beberapa pilar andalan mereka seperti Alvaro Pereira yang lagi terkena hukuman akumulasi kartu, serta kemungkinan dtinggal oleh striker andalan mereka Edinson Cavani karena ada masalah keluarga.

 

Seandainya Chile berhasil keluar sebagai pemenang dalam laga kali ini, perjalanan mereka ke final bakalan lebih mulus. Karena, dibabak semi-final mereka akan menghadapi lawan yang relatif lebih ringan, Peru atau Bolivia. Tim-tim yang relatif lebih kuat seperti, Paraguay, Argentina, Brasil dan Kolombia berada di pot sebelah sehingga salah satu dari mereka baru bisa bertemu, hanya dalam partai puncak saja.

 

Terlepas dari segala hal tersebut, laga antara tuan rumah Chile dan jawara Copa America 2011 lalu Uruguay diisukan bakal ditunda karena terjadi sebuah polusi udara di Santiago. Namun karena, kualitas udara tersebut telah membaik sehingga duel tersebut akan tetap di langsungkan sesuai jadwal.

Recent Posts