Dengan Torehan Dua Gol, Ricardo Quaresma Jadi Pemain Terbaik

Perwakilan asal Jerman ini harus bertekuk lutut di publik Porto, usai klub asal Portugal ini menggilas habis Bayern Munich di Leg-I UEFA Champions yang di adakan di Negara Portugal dimana FC Porto sebagai tuan rumah di Leg pertama ini. Bayern Munich yang tampil tanpa di perkuat oleh beberapa pilar andalan mereka yang di bekap cedera, harus mengakui keunggulan tim tuan rumah Porto yang sukses meraih kemenangan di kandang mereka dengan menggengam kemenangan 3-1 di leg pertama babak perempat final Liga Champions. Kamis (16/4) dini hari tadi.

Di juluki sebagai klub underdog, simagesebagai kuda hitam FC Porto langsung menunjukan permainan menyerang mereka dengan langsung menggebark pertahanan klub perwakilan Jerman ini, di menit-menit awal pertandingan FC Porto langsung memanfaatkan kesalahan-kesalahan yang dilakukan beberapa pemain The Bavarians, dimana mereka memanfaatkan kesalahan yang dilakukan oleh eks punggawa Real Madrid yakni Xabi Alonso. Tidak membuang-buang kesempatan pemain Porto yang berhasil memanfaatkan kesalahan yang dilakukan Xabi Alonso langsung memberikan umpan yang matang kepada rekannya Jackson Martinez. Lalu pemain asal Kolombia ini mendapat kawalan ketat dari beberapa punggawa tim lawan sebelum akhirnya Manuel Neuer melakukan kesalahan dimana melakukan pelanggaran kepada penyerang Kolombia tersebut, hasilnya pun wasit menunjuk titik putih tanpa rasa ragu-ragu lagi, hadiah penalty pun di berikan kepada tim tuan rumah tersebut.

Di percayakan sebagai eksekutor penalty mantan punggawa yang pernah membela Barcelona selama dua musim ini, tanpa membuang-buang peluang yang telah di dapatkan dia berhasil menyelesaikan tugas yang di percayakan kepadanya dengan sangat baik. menit ke-3 pun tuan rumah berhasil membuka skor 1-0 untuk kemenangan sementara buat mereka. Belum sempat memperbaiki serta membangun performa permainan mereka, kini gawang yang dijaga oleh salah satu kandidat tiga besar peraih balon d’ ore musim lalu ini ( Manuel Neuer) malah harus kembali memungut bola di gawang mereka sendiri, usai pemain Porto kembali memberika kejutan kepada mereka, dimana kali ini giliran bek asal Brasil Dante yang melakukan kesalahan, dimana pemain Brasil ini kurang fokus sehingga ia terlalu lama membawa bola. Lagi-lagi pemain berkenegaraan Portugal ini memperlihatkan ketajamannya , setelah ia berhasil merebut bola dari kaki Dante, ia langsung menuju ke gawang yang di jaga oleh Neuer, tanpa membuang peluang ia langsung meluncurkan tendangan ke sudut tiang jauh yang di jaga oleh Neuer, lagi-lagi Neuer gagal menyelamatkan gawang mereka, Bayern Munich harus menerima keadaan mereka ketinggalan dua gol dari tim tuan rumah di babak pertama ini.

Namun tidak mau menyerah begitu saja, The Bavarians mampu membayar kesalahan yang mereka lakukan melalui eks punggawa Barcelona Thiago Alcantara dengan sentuhan yang dia lakukan berhasil memperkecil ketinggalan mereka sebelum jelang berakhirnya babak pertama ini. Di babak kedua tim tuan rumah tidak mengendurkan serang mereka, terbukti menit ke-65 kiper Bayern Munich Manuel Neuer harus lagi-lagi memungut bola di gawangnya sendiri usai J. Martinez mencatatkan namanya di papan skor usai menerima umpan jauh dari rekan setimnya Alex Sandro. Gol ini pun menjadi gol terakhir di pertandingan kali ini, dimana FC Porto berhasil meraih kemenagan di kandang mereka dengan skor akhir 3-1 sebagai modal mereka di Leg-II nantinya di Allianz Arena kandang dari Bayern Munich.

Setelah pertandingan ini berakhir, pemain asal Portugal ini yakni Ricardo Quaresma terpilih menjadi pemain terbaik dalam laga kali ini. Dimana pemain berusia 31 tahun ini memperlihatkan permainan yang impresif di menit-menit awal permainan hingga wasit meniup peluit panjang dengan menciptkan dua gol ke gawang Bayern.

Dimana pemain Porto yang lain sibuk bertahan serta menutup ruang gerak dari pemain-pemain Bayern Munich, Quaresma dengan cerdasnya bisa melihat ruang kosong untuk dirinya dapat bergerak bebas. Hal itupun di dukung oleh skill individualnya dimana dia memiliki kecepatan kaki dan visi bermain yang baik serta pengalamannya yang cukup di daratan Eropa. Ia juga membuat peluang emas baut rekannya yang lain.

Pemain yang pernah membela Barcelona selama dua musim ini, juga perna bermain bersama klub asal italia Inter Milan ini, menjadi sosok yang berbahaya di dalam lapangan baik ketika dia membawa bola maupun tidak, dimana Dante telah merasakannya sendiri. Kiper terbaik Eropa musim lalu ini tidak bisa berbuat banyak ketika berhadapan dengan winger veteran ini. Walaupun di usianya yang sudah bisa di katakana mendekati pensiun ini, ia masih mempunyai ketenangan dalam duel di depan gawang.

 

Recent Posts